Friday, September 17, 2010
7 Kebahagiaan Dunia
1. Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur
2. Al azwaju shalihah, iaitu pasangan hidup yang soleh
3. Al auladun abrar, iaitu anak yang soleh
4. Albiatu sholihah, iaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita
5. Al malul halal, atau harta yang halal
6. Tafakur fi dien, atau semangat untuk memahami agama
7. Umur yang barakah – ertinya umur yang semakin tua semakin
soleh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah.
Padamu yang ALLAH Pilihkan Untukku...
Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..
Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan
dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..
Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..
Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..
Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..
Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..
Dari Ummu Salamah, ia berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : "Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhoinya, maka ia akan masuk surga." (HR. Ahmad dan Thabrani)
Ketulusan Hati oleh Marshanda
Sedihku sakitku ku terima
Ku rela ku pasrah jalanku
Ini suratan aku dicoba
Demi rahmat-Mu ku memohon
Yaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa Allah
Yaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa Allah
Rapuh oleh Opick
detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan
seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup
meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu
maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta
detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu
Takdir oleh Opick dan Melly Goeslaw
dihempas gelombang dilemparkan angin
sekisah kubersedih kubahagia
di indah dunia yang berakhir sunyi
langkah kaki di dalam rencananya
semua berjalan dalam kehendaknya
nafas hidung cinta dan segalanya
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
bila mungkin tawa coba bersabarlah
karena air mata tak abadi
akan hilang dan berganti ( hilang kan berganti )
bila mungkin hidup hampa dirasa
mungkinkan hati rindukan dia
karena hanya dengannya hati tenang
damai jiwa dan raga
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
hanya padamu ya robbi
Maha Melihat oleh Opick dan Amanda
Seiring waktu berlalu
Tangis tawa dinafasku
Hitam putih dihidupku
Jalani takdirku
Tiada satu tersembunyi
Tiada satu yang terlupa
Segala apa yang terjadi
Engkaulah saksinya
Reff:
Kau Yang Maha Melihat
Kau Yang Maha Melihat
Kau Yang Maha Pemaaf
Pada-Mu hati bertobat
Kau Yang Maha Pengasih
Kau Yang Maha Penyanyang
Kau Yang Maha Pelindung
Pada-Mu semua bertekun
Yang dicinta 'kan pergi
Yang didamba 'kan hilang
Hidup 'kan terus berjalan
Meski penuh dengan tangisan
Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa ku kembali
Hapus semua pedih
Andai mungkin aku bisa
Kembali tulus segalanya
Tapi hidup takkan bisa
Meski derai air mata
PadaMU Ku Bersujud oleh Afghan
Ku menatap dalam kelam
Tiada yang bisa ku lihat
Selain hanya nama-Mu Ya Allah
*
Esok ataukah nanti
Ampuni semua salahku
Lindungi aku dari segala fitnah
**
Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
Hamba-Mu yang slalu bertakwa
***
Ampuniku Ya Allah
Yang sering melupakan-Mu
Saat Kau limpahkan karunia-Mu
Dalam sunyi aku bersujud
Bila Waktu Telah Berakhir oleh Opick
bagaimana kau merasa bangga
akan dunia yg sementara
bagaimanakah bila semua hilang dan pergi
meninggalkan dirimu
bagaimanakah bila saatnya
waktu terhenti tak kau sadari
masikah ada jalan bagimu untuk kembali
mengulangkan masa lalu
dunia dipenuhi dengan hiasan
semua dan segala yg ada akan
kembali padaNya
bila waktu tlah memenggil
teman sejati hanyalah amal
bila waktu telah terhenti
teman sejati tingallah sepi
Taubat oleh Opick
wahai tuhan jauh sudah
lelah kaki melangkah
aku hilang tanpa arah
rindu hati sinarmu
wahai tuhan aku lemah
hilang terumur noda
hapuskanlah terangilah
jiwa di hitam jalanku
ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa
Ya robbi, ijinkanlah
aku kembali padamu
meski mungkin takkan sempurna
aku sebagai hambamu
ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa
berilkanlah aku
kesempaatn waktu
aku ingin kembali
kembali...
dan meski aku tak layak
sujud padamu
dan sungguh tak layak
aku...
Power of Doa
Kali pertama bumi ini diciptakan,katanya bumi ini selalu bergoyang,bergoncang dan tidak berputar dengan stabil malah tidak berputar pada paksinya. Perkara ini merunsingkan para malaikat lalu para malaikat menghadap Allah....
"Wahai Rab Yang Maha Mengetahui,mengapa bumi ni bergoyang?" tanya malaikat
" Kerana belum dipaku"Jawab Allah singkat.
"Lalu bagaimana Engkau memaku bumi wahai Rab?" Tanya para malaikat lagi.
"Aku akan menciptakan gunung-gunung" Jawab Allah
Setelah itu Alah terus menciptakan gunung-ganang di pelbagai belahan bumi.Apa yang terjadi adalah sememangnya benar setelah diciptakan gunung-ganang, bumi pun diam kemudian berputar sesuai paksinya. Maka kemudian gunung pun dikenali sebagai paku bumi yang diciptakan Allah.
Paku merupakan benda yang keras yang terbuat dari besi. Setelah Allah menciptakan paku bumi iaitu gunung-ganang,kemudian para malaikat pun bertanya.
"Ya Rab adakah yang lebih kuat dari paku?"
"Ada!" Jawab Allah."Iaitu api yang dengan panasnya dapat mencairkan besi"
"Adakah yang lebih kuat selain api ya Rabb?" Tanya malaikat lagi
"Ada! Yakni air yang dapat memadamkan api" Jawab Allah lagi.
"Jadi Ya Rab,adakah yang lebih kuat lagi selain air?" Sambung malaikat.
"Ada! Iaitu angin yang kerananya dapat membawa air ke mana ia menghembus."
"Tapi ya Rab,adakah yang lebih kuat dari semua itu?(gunung,api,air angin)?"
"Ada! Iaitu nafas hambaku yang berdoa padaku. sesungguhnya doa itu mampu mengubah takdirku." Demikian Allah menjelaskan.
[hadis kudsi]
Cerita di petik dari buku "Diari Sufi". Cerita ini menarik kerana apa yang nak diberitahu memang jelas iaitu the power of DOA.
Malah dalam Al-Quran terdapat banyak ayat-ayat cinta Allah yang menyuruh kita berdoa. Dalam kita berdoa perlu jelas dan ikhlas.
Ketika susah kita betul-betul berdoa,ketika senang pula kita tidak berdoa dengan penuh perasaan.
Dimanakah hati kita ketika berdoa?
Wallahua'lam..
Add a caption
Power of Doa..
Kali pertama bumi ini diciptakan,katanya bumi ini selalu bergoyang,bergoncang dan tidak berputar dengan stabil malah tidak berputar pada paksinya. Perkara ini merunsingkan para malaikat lalu para malaikat menghadap Allah....
"Wahai Rab Yang Maha Mengetahui,mengapa bumi ni bergoyang?" tanya malaikat
" Kerana belum dipaku"Jawab Allah singkat.
"Lalu bagaimana Engkau memaku bumi wahai Rab?" Tanya para malaikat lagi.
"Aku akan menciptakan gunung-gunung" Jawab Allah
Setelah itu Alah terus menciptakan gunung-ganang di pelbagai belahan bumi.Apa yang terjadi adalah sememangnya benar setelah diciptakan gunung-ganang, bumi pun diam kemudian berputar sesuai paksinya. Maka kemudian gunung pun dikenali sebagai paku bumi yang diciptakan Allah.
Paku merupakan benda yang keras yang terbuat dari besi. Setelah Allah menciptakan paku bumi iaitu gunung-ganang,kemudian para malaikat pun bertanya.
"Ya Rab adakah yang lebih kuat dari paku?"
"Ada!" Jawab Allah."Iaitu api yang dengan panasnya dapat mencairkan besi"
"Adakah yang lebih kuat selain api ya Rabb?" Tanya malaikat lagi
"Ada! Yakni air yang dapat memadamkan api" Jawab Allah lagi.
"Jadi Ya Rab,adakah yang lebih kuat lagi selain air?" Sambung malaikat.
"Ada! Iaitu angin yang kerananya dapat membawa air ke mana ia menghembus."
"Tapi ya Rab,adakah yang lebih kuat dari semua itu?(gunung,api,air angin)?"
"Ada! Iaitu nafas hambaku yang berdoa padaku. sesungguhnya doa itu mampu mengubah takdirku." Demikian Allah menjelaskan.
[hadis kudsi]
Cerita di petik dari buku "Diari Sufi". Cerita ini menarik kerana apa yang nak diberitahu memang jelas iaitu the power of DOA.
Malah dalam Al-Quran terdapat banyak ayat-ayat cinta Allah yang menyuruh kita berdoa. Dalam kita berdoa perlu jelas dan ikhlas.
Ketika susah kita betul-betul berdoa,ketika senang pula kita tidak berdoa dengan penuh perasaan.
Dimanakah hati kita ketika berdoa?
Wallahua'lam..
Subscribe to:
Posts (Atom)



